Tampilkan postingan dengan label malaikat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malaikat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 November 2010

Bagaimana Manusia Mati ?

BAGAIMANAKAH MANUSIA MATI ?

Mereka bertanya kepadamua tentang ruh, jawablah olehmu :
"Ruh itu urusan Tuhanmu, dan Aku tidak akan memberikan ilmu tentang ruh itu kecuali ssedikit saja" (QS., Al Isra:85)

Sampai saat ini permasalahan RUH masih menjadi misteri, dan memang Allah tidak memberi ilmu tentang RUH kecuali sedikit saja.

Tapi, ilmu yang sdikit inipun apakah kita sudah mengetahuinya?
Untuk itu marilah kita belajar bersama tentang RUH dari sebuah hadits
dari Al-Bara' bin 'Azib, dia berkata:

Kami keluar bersama Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam (mengantarkan)
jenazah seorang laki-laki Anshar. Kemudian kami sampai di kuburan,
tetapi belum dibuatkan liang lahd (Celah yang ada pada kiblat kubur
sebagai tempat mayit.). Maka Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam
duduk, dan kami duduk di sekitar beliau. Seolah-olah di atas kepala
kami hinggap burung (maksudnya diam seperti ada burung di kepala saat
penguburan, jadi tidak mengeraskan dzikir-dzikir, dan tahlil apalagi
ngobrol). Ditangan beliau terdapat kayu yang beliau pukulkan ketanah
sampai berbekas.

Lalu beliau mengangkat kepalanya, kemudian bersabda:
"Berlindunglah kepada Allah dari siksa kubur!" -dua kali atau tiga kali-


PROSES KELUARNYA RUH ORANG MUKMIN

Kemudian Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam bersabda:

"Sesungguhnya seorang hamba yang MUKMIN, saat akan meninggalkan dunia
dan menuju akhirat, turun kepadanya malaikat-malaikat dari langit, wajah-wajah mereka PUTIH,
wajah-wajahmereka seolah-olah MATAHARI. Mereka membawa kafan dari kafan-kafan
SORGA, dan HANUTH (minyak wangi )dari sorga. Sehingga para malaikat itu
duduk dari hamba yang mukmin itu sejauh mata memandang.

Dan datanglah malakul maut 'alaihis salam (Banyak orang menamakannya Izra'il, namun itu
tidak ada dalilnya) sehingga dia duduk dekat kepalanya, lalu berkata:
"Wahai nafs (jiwa; ruh; nyawa) yang baik, keluarlah menuju AMPUNAN Allah dan KERIDHAAN-Nya!".
Maka nyawa itupun keluar, ia mengalir sebagaimana tetesan AIR mengalir dari mulut QIRBAH
(wadah untuk menyimpan air yang terbuat dari kulit), lalu malakul maut itu memegangnya.

Setelah malakul maut itu memegangnya, mereka (para malaikat yang
berwajah putih itu) tidak membiarkan nyawa itu -sekejap mata di tangannya,
mereka mengambilnya, dan meletakkannya pada kafan sorga itu.
Dan keluarlah darinya bau minyak WANGI MISK yang paling wangi yang
tidak dapati di atas bumi.

Kemudian mereka naik membawa nyawa tersebut. Tidaklah mereka melewati
sekelompok para malaikat, kecuali sekelompok malaikat itu bertanya:
"Ruh siapakah yang BAIK ini?".

Mereka menjawab:"Si Fulan anak Si Fulan", dengan nama TERBAIKk yang dia dahulu
diberi nama di dunia.

Sehingga mereka membawa nyawa itu sampai ke langit dunia. Kemudian
mereka minta dibukakan untuk nyawa tersebut. Maka langit dunia
dibukakan untuknya.

Kemudian para penghuni pada tiap-tiap langit mengiringi nyawa itu
sampai ke langit yang selanjutnya. Sehingga membawa nyawa itu
berakhir ke langit yang ke tujuh. Lalu Allah 'Azza wa Jalla berfirman:
"Tulislah kitab (catatan) hambaku di dalam surga 'ILIYYIN , dan kembalikanlah
dia ke bumi. Karena sesungguhnya dari bumi Kami telah menciptakan mereka,
dan darinya Kami akan mengeluarkan mereka, pada waktu yang lain."
Maka ruhnya DIKEMBALIKAN di dalam jasadnya.

Kemudian dua malaikat mendatanginya dan mendudukannya:

# Kedua malaikat itu bertanya:"Siapakah Rabbmu?"
# Dia menjawab:"Rabbku adalah Allah".
# Kedua malaikat itu bertanya:"Apakah agamamu?"
# Dia menjawab:"Agamaku adalah Al-Islam".
# Kedua malaikat itu bertanya:"Siapakah laki-laki yang telah diutus
kepada kamu ini?"
# Dia menjawab:"Beliau Rasul (utusan) Allah".
# Kedua malaikat itu bertanya:"Apakah ilmumu?"
# Dia menjawab:"Aku membaca kitab Allah, aku mengimaninya dan
membenarkannya".

Maka seorang penyeru dari langit berseru:
"HambaKu telah berrkata benar, berilah dia hamparan dari sorga,
(dan berilah dia pakaian dari sorga) , bukakanlah sebuah pintu untuknya ke surga."

Maka datanglah kepadanya bau SORGA dan wanginya SORGA. Dan DILUASKAN
baginya di dalam kuburnya sejauh mata memandang.

Dan datanglah seorang laki-laki berwajah tampan kepadanya, berpakaian
bagus, beraroma wangi, lalu mengatakan:
"Bergembiralah dengan apa yang menyenangkanmu, inilah harimu yang engkau telah dijanjikan(kebaikan)".

Maka ruh orang mukmin itu bertanya kepadanya:
"Siapakah engkau, wajahmu adalah wajah yang membawa kebaikan?"

Dia menjawab: "Aku adalah AMALmu yang SHALIH".

Maka ruh itu berkata:
" Ya Rabbku tegakkanlah hari kiamat, sehingga aku akan kembali
kepada istri dan hartaku".


PROSES KELUARNYA RUH ORANG KAFIR

Dan sesungguhnya seorang hamba yang KAFIR, pada saat akan
meninggalkan dunia dan menuju akhirat, turun kepadanya
malaikat-malaikat yang memiliki wajah-wajah HITAM.

Mereka membawa sebuah kain-kain kafan yang buruk dan kasar dari RAMBUT,
sehingga duduk darinya sejauh mata memandang.

Kemudian datanglah malakul maut, sehingga dia duduk di dekat
kepalanya, lalu berkata:
"Wahai nafs (jiwa; ruh; nyawa) yang jahat, keluarlah menuju KEMURKAAN Allah
dan KEMARAHANNYA!".

Maka nyawa itupun BERCERAI BERAI di dalam jasadnya. Maka malakul maut
mencabutnya, sebagaimana dicabutnya SAFFUD (Gancu; besi-besi bercabang yang
dibengkokkan ujungnya) dari wol yang basah. Lalu malakul maut itu memegangnya.

Setelah malakul maut memegangnya, mereka (para malaikat yang berwajah
hitam itu) tidak membiarkan nyawa itu -sekejap mata- di tangannya,
sehingga mereka mengambilnya, dan meletakkannya pada kain kafan kasar dari
rambut itu. Dan keluarlah darinya bau seperti BANGKAI yang PALING BUSUK
yang didapati di atas bumi.

Kemudian mereka naik membawa nyawa tersebut. Tidaklah mereka melewati
sekelompok para malaikat kecuali sekelompok para malaikat itu
bertanya:
"Ruh siapakah yang jahat ini?".

Mereka menjawab:"Si Fulan anak si Fulan", dengan nama TERBURUK yang dia dahulu
diberi nama di dunia.

Kemudian minta dibukakan, tetapi langit di dunia TIDAK DIBUKAKAN
untuknya. Kemudian Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam
membaca:

"Sekali-kali tidak dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak
(pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lobang jarum." (QS.
Al A'raf:40)

Lalu Allah 'Azza wa Jalla berfirman:
"Tulislah kitab (catatan) hambaku di dalam SIJJIIN (penjara dan tempat yang sempit.) "
di bumi yang bawah, kemudian nyawanya DILEMPAR dengan KERAS.

Kemudian Rasulullah Salallahu 'Alaihi wa Salam membaca:

"Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia
seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin
ke tempat yang jauh." (QS: Al Hajj:31)

Kemudian ruhnya DIKEMBALIKAN di dalam jasadnya. Dan dua malaikat
mendatanginya dan mendudukkannya:

# Kedua malaikat itu bertanya:"Siapakah Rabbmu?"
# Dia menjawab:"Hah, hah, aku tidak tahu".
# Kedua malaikat itu bertanya:"Apakah agamamu?"
# Dia menjawab:"Hah, hah, aku tidak tahu".
# Kedua malaikat itu bertanya:"Siapakah laki-laki yang telah diutus
kepada kamu ini?"
# Dia menjawab:"Hah, hah, aku tidak tahu".

Maka seorang penyeru dari langit berseru: "Hambaku telah (berkata)
dusta, berilah dia hamparan dari NERAKA, dan bukakanlah sebuah pintu
untuknya ke NERAKA".

Maka datanglah kepadanya panasnya NERAKA dan asapnya. Dan kuburnya
DISEMPITKAN atasnya, sehingga tulang-tulang rusuknya berhimpitan.

Dan datanglah seorang laki-laki berwajah BURUK kepadanya berpakaian
BURUK, beraroma BUSUK, lalu mengatakan:
"Terimalah kabar dengan apa yang menyusahkanmu, inilah harimu yang
Engkau telah dijanjikan (keburukan)".

Maka ruh orang kafir itu bertanya kepadanya:
"Siapakah Engkau, wajahmu adalah wajah yang membawa keburukan?"

Dia menjawab:"Aku adalah AMALmu yang BURUK".

Maka ruh itu berkata: "Rabbku, janganlah engkau tegakkan hari kiamat".

(HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Al-Albani di dalam Ahkamul Janaiz dan Shahih Al-Jami' no:1672)
Ditambahkan pada 22 Juli

Rabu, 15 September 2010

Pekerjaan Yang Bermanfaat Untuk Dunia Akherat









Pekerjaan yang disukai Malaikat, karena menghargai waktu dan banyak manfaatnya :


1. Mengerjakan sholat wajib berjamaah dan tepat pada waktunya

2. Melaksanakan Sholat Sunat Rawatib dan Sholat sunat lainnya.

3. Tadarus membaca Alquran

4. Berusaha untuk menghapal Alquran

5. Berdzikir / wiridan setiap habis sholat.

6. Membaca Aurad / Doa harian Setiap saat

7. Menghapal dan Mempelajari Ilmu Hadist dan Quran

8. Menghapal dan mempelajari bahasa arab

9. Menghapal dan mempelajari bahasa Asing, Inggris, Cina, Jepang dan lain lain

10. Berdakwah, dan melaksanakan Amar maruf Nahyi munkar

11. Membayar zakat, membayar infak dan shodaqoh

12. Memberi makan Fakir Miskin

13. Mencintai kebersihan dan Kerapian diri serta lingkungan sekitar.

14. Membantu saudara dan tetangga yang sedang kesusahan

15. Aktif di Organisasi DKM, Remaja Mesjid, Pramuka, Bulan Bintang Merah Indonesia atau organisasi Lembaga social lainnya.

16. Bisa Menjalankan Amanah Jika dipercaya orang lain

17. Selalu Menghargai Orang lain

18. Selalu Rendah hati dan Tidak Rendah Diri

19. Selalu Optimis dan tidak Pesimis

20. Memandang Kegagalan Sebagai sebuah kesuksesan yang tertunda

21. Tidak mudah putus asa dan pantang untuk menyerah

22. Selalu belajar dan menambah pengetahuan baru

23. Istiqomah melaksanakan kebajikan dan menjauhi kejahatan

24. Selalu belajar dari Pangalaman, baik pengalaman diri ataupun orang lain

25. Selalu belajar dari sejarah, bagaimana dahulu sejarah umat2 yang durhaka kepada Alloh dan umat2 yang bertaqwa kepada Alloh

26. Rajin Menghadiri pengajian dan mendengarkan ceramah para ulama

27. Selalu belajar dari orang-orang yang telah sukses, baik sukses bisnis maupun sukses lainnya.

28. Selalu rajin membaca buku2 pengetahuan baru

29. Selalu belajar mandiri dan tidak mau tergantung pada orang lain.

30. Selalu kreatif dan mau berkarya

31. Berusaha tidak gaptek dan mau belajar teknologi dan inovasi2 baru

32. Tidak membuang buang waktu dengan percuma

33. Mempunyai jadwal kegiatan harian yang jelas dan terencana

34. Selalu menabung jika ada ada kelebihan uang

35. Mengelola uang yang ada dan memanfaatkannya untuk usaha.

36. Tidak boros tapi juga tidak pelit terhadap orang lain

37. Memberi makan diri dan keluarga secara sederhana dan tidak berlebih-lebihan

38. Memelihara kesehatan dengan olahraga dan menjaga makanan

39. Menjauhkan diri dari barang2 subhat dan haram

40. Mencari nafkah dengan cara halal dan toyib .